--> Skip to main content
×

Cara Usaha Budidaya Ternak Lele


Cara Usaha Budidaya Ternak Lele

Cara Usaha Budidaya Ternak Lele Hal yang mendasar membuat orang malas untuk bisa beternak lele karena ketersediaan lahan serta masa panennya panjang. Di tambah dengan tantabga yang muncul adalah naik turunnya dari harga pakan lele yang akhirnya menjerumuskan para peternak pada kerugian. Sudah habis dana banyak, habis waktu serta energi, Tapi tidak untung. Rasanya Lelah sekali.

Bagi Anda  sebagai kaum urban yang tentunya sering putus asa di tengah keterbatasan lahan agar bisa memulai bisnis. Untungnya dari segi teknologi terus berkembang, termasuk dengan teknologi dalam budidaya ternak lele.


Seperti usaha ternak lele menggunakan sistem terbaru bioflok, dari teknik budidaya lele yang sekarang sedang booming dan sudah diklaim mampu mendapatkan  keuntungan berlipat ganda dengan lahan yang kecil.  cara ini sangat efektif bagi peternak yang tidak punya lahan. Bagi Anda pun pasti untuk mencobanya jika tertarik.

 

Teknik Bioflok Mampu Menaikkan Omset  Usaha Budidaya Ternak Lele


ternak lele dengan  sistem bioflok iyalah pemeliharaan ikan lele bertujuan  menumbuhkan mikroorganisme di dalam kolam,  berfungsi sebagai pengolah limbah budi daya itu sendiri agar menjadi gumpalan-gumpalan yang berukurannya kecil/ (floc). Floc ini yang nantinya bisa berguna untuk bahan makanan alami ikan lele.


Pertumbuhan dari mikroorganisme di dalam kolam bisa dipicu dengan memberikan kultur seperti bakteri (probiotik), dan di tambah pemasangan aerator yang bisa menyuplai oksigen sekaligus untuk mengaduk air kolam.


Caranya bagaimana?


Anda nanti bisa mengunakan terpal yang sebelumnya sudah dibentuk bulat untuk kolam dengan dimensi: 2,4 meter (diameter) dan 1 meter untuk tinggi kolam. Menariknya, dengan 1 m3, Anda  bisa menebar sekitar 600-1000 benih. Terbukti,dari tingkat survivalnya mencapai 90% setelah hal itu dicoba berkali-kali.


kok bisa dengan kolam yang sekecil itu tingkat survival ikan lele bisa lebih tinggi? Disinilah  sistem bioflok bekerja. Pencampuran dengan bahan orgainik speperti campuran , alga, limbah organik  bisa bereaksi di dalam air dan membentuk lingkungan  untuk pertumbuhan ikan. Karena itu tingkat dari survival lele di kolam kecil bisa bagus.


Media Pengembangbiakan Pakai Terpal Apa Tidak Beracun?


Media terpal sering  mengeluarkan bau saat diisikan air. Karena itu ikan banyak yang mati dikarenakan terpal melepaskan senyawa kimia. Nah, agar hal ini tidak terjadi, maka pastikan dulu mencuci terpal sampai baunya hilang.


Anda nanti bisa mengisi kolam lele dengan air penuh sampai dua minggu, kemudian kuras habis airnya dulu sampai tidak ada bau. Kalau  selesai, Anda baru bisa mengisinya dengan air agar nantinya bisa menyebar benih.


Berapa Estimasi Biaya Bioflok?


Peluang budidaya ikan lele menggunakan bioflok terkenal karena biaya yang murah serta tidak makan tempat. Dari harga benih lele  juga sangat murah. Lele yang berukuran 2cm rata-rata dihargai Rp. 500. Kalau Anda ingin menyemai/membesarkan 1000 benih, Anda butuh sekitar Rp. 500.000.


Sementara dari biaya kolam mari kita langsung ambil yang besar, ukuran 4x6meter. kolam  seperti ini biasanya dipatok harga sekitar Rp. 600.000, hal ini juga tergantung dari kualitasyang diinginkan.



Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar