--> Skip to main content
×

6 Contoh Hewan Ovipar Ciri-ciri, Pengertian dan Penjelasan Lengkap beserta Gambarnya

6 Contoh Hewan Ovipar Ciri-ciri, Pengertian dan Penjelasan Lengkap beserta Gambarnya




Hewan ovipar adalah hewan yang dalam melakukan perkembangbiakan sering kita jumpai di sekitar kita. Jika kalian ingin tahu apa sih hewan ovipar itu.


Untuk menjawab pertanyaan itu akan saya berikan pengertian ciri-ciri serta penjelasan tentang hewan ovipar untuk menjadi penambah pengetahuan teman-teman semua.


Apa itu hewan ovipar ?


Umumya ovipar adalah hewan yang dalam perkembangbiakannya dengan bertelur. Ovovivipar yaitu berasal dari kata ovum yang artinya telur.


Ketika hewan ini sudah bisa menghasilkan telur induknya akan selalu mengerami telurnya sampai menetas dan tersebut akan menjadi spesies baru yang sama dengan induknya.


Yang embrionya berkembang biak di dalam telur calon dari anak hewan ini berada dalam telur serta akan mendapatkan asupan makanannya sendiri dari cadangan yang ada di telur.


Ciri- Ciri Hewan Ovipar




Ciri-cirinya dari hewan ovipar ada banyak yaitu :


  • Induk hewan ovipar tidak akan menyusui anaknya

  • Telur dari hewan ovipar ada di luar tubuh induknya dan dierami

  • Hewan ovipar biasanya adalah jenis unggas

  • Hewan ovipar tidak punya daun telinga

  • Hewan ovipar tidak ada kelenjar susu

  • Hewan ovipar adalah hewan yang tidak berjenis mamalia karena tidak menyusui

  • Yang dilakukan oleh induk ovipar adalah mengerami telurnya sampai anaknya itu menetas.


Contoh Hewan Ovipar




Setelah teman-teman mengetahui pengertian dari hewan ovipar berikutnya adalah contoh-contohnya agar teman-teman semakin paham apa sih hewan ovipar itu :


Ayam


Ayam sering kita jumpai dimana-mana ayam memiliki berbagai jenis ada ayam ternak ada juga Ayam aduan untuk di tarungkan.


Dari jenis ayam sendiri sekarang banyak sekali diminati adalah jenis ayam kampung atau ditambah jenis ayam bangkok yang satu ini dimanfaatkan untuk telurnya dagingnya atau digunakan sebagai ladang pendapatan uang.


Pembuahan ayam berlangsung di tubuh sang betina sedangkan telur yang dihasilkan dari ayam tergantung dari usia ayam tersebut telur ayam setiap 1 kali mau bertelur bisa mencapai 7 - 14 telur.


Jika telur ayam itu sudah dikeluarkan maka induknya pasti selalu mengarami telur ayam itu sampai menetas memerlukan waktu 21 hari. Setelah mengerami anak ayam itu akan menetas dan menjadi anak ayam kecil.


Burung Puyuh


Burung puyuh adalah hewan yang masuk dalam contoh hewan ovipar yang kedua. Burung puyuh memiliki tubuh yang menengah atau bisa disebut dengan tubuhnya kecil.


Makanan dari burung puyuh sendiri bisa serangga atau hewan kecil lainnya ataupun bisa biji-bijian. Burung puyuh adalah burung yang memiliki paruh yang cocok dalam memakan biji-bijian.


Burung puyuh biasanya tempat tinggal di permukaan tanah burung puyuh ini memiliki kemampuan dalam hal terbang serta cepat dalam namun jarak terbang burung puyuh tidak jauh seperti burung burung lainnya yang punya sayap.


Katak


Katak adalah hewan yang dalam melakukan setiap perkembangbiakan dengan bertelur.katak mempunyai ciri khas yaitu tubuhnya sangat berlendir serta dia menggunakan lidah yang panjang untuk menangkap mangsanya serangga.


Dalam siklus hidup katak bisa menghasilkan sangat banyak sekali telur walaupun itu hanya melakukan satu kali pembuahan. Telur katak dijaga sang induk sampai 12 minggu Dan nanti telur itu berubah menjadi katak dewasa.


Kupu-kupu


Kupu-kupu adalah serangga yang melakukan proses perkembangbiakan dengan ovipar.sampai sekarang ini ada banyak kupu-kupu yang sudah tersebar di seluruh Indonesia ataupun seluruh dunia hal ini dikarenakan seleksi alam.


Hewan ini terdapat ciri khusus yaitu di bagian sayapnya yang sangat cantik anggun mempunyai warna-warni yang indah.kupu-kupu dalam melakukan siklus hidup melalui 3 tahap dari Larva kepompong dan  lalu menjadi kupu-kupu dewasa.


Kura-kura


Kura-kura adalah hewan yang berkembang biak dengan bertelur. Dalam penetasan dari telur kura-kura itu sangat dipengaruhi oleh suhu alam jam.


Ketika suhu tiba-tiba rendah telur akan bisa menetas menjadi kura-kura kelamin jantan. Tapi ketika suhunya sangat tinggi maka telur itu bisa menjadi kura-kura betina.


Dalam proses pengeraman kura-kura akan mengeram di lumpur atau pasir.sampai waktu yang diperlukan untuk menetaskan setiap telur kura-kura itu waktunya yaitu sampai 71 hingga 119 hari.


Capung


Capung adalah hewan yang reproduksinya dengan cara bertelur.waktu yang dibutuhkan dalam satu kali pembuahan capung memakan waktu yang lama.


Capung membutuhkan waktu sampai empat hingga enam minggu dalam menghasilkan keturunan keturunan capung.dalam perkembang biakannya capung akan bertelur nanti menjadi nimfa lalu akhirnya menjadi capung yang sudah dewasa.


Awalnya capung betina dan jantan akan melakukan hubungan perkawinan yang nantinya akan diletakkan di dalam air atau di ranting pohon.kemudian sampai 1 hingga 2 mingguan telur itu akan menetas lalu akan menjadi larva lalu berkembang menjadi capung yang sudah dewasa memakan waktu 6 minggu.


Penutup


Berikut adalah pengetahuan tentang hewan ovipar semoga dengan membaca artikel saya kali ini bisa menambah wawasan teman semua terima kasih telah membaca.


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar